Babinsa Koramil 0825/09 Tegaldlimo, Monitoring Rapat Koordinasi Masyarakat Desa Kedungasri dan LPHD dalam Sosialisasi Hutan Desa, Wujudkan Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Banyuwangi — Dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kedungasri mengadakan sosialisasi penting mengenai perhutanan sosial skema Hutan Desa. di kawasan hutan LPHD Dusun Pondokasem ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para pejabat pemerintahan, aparat keamanan, dan puluhan petani penggarap. Senin, (08/09/2025), Pukul 10.00 Wib

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk menegaskan kembali aturan yang berlaku dalam pengelolaan Hutan Desa, terutama terkait larangan merambah hutan tanpa izin dari pihak pengelola. Ketua LPHD Kedungasri, Bapak Piyono, secara langsung menyampaikan pesan ini kepada sekitar 60 petani yang hadir, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencapai kelestarian hutan yang berkelanjutan.

Bapak Sunaryo SH, Kepala Desa Kedungasri, “Hutan adalah masa depan kita. Melalui skema Hutan Desa ini, kita bukan hanya menjaga pohon, tetapi juga menjaga kesejahteraan masyarakat. Saya berharap kita semua, terutama para petani, dapat memahami dan mematuhi aturan yang ada. Mari kita jadikan hutan ini sebagai warisan berharga untuk anak cucu kita.” Ujarnya.

Bapak Hadi Irwanto S.Hut, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Banyuwangi, “Perhutanan sosial adalah wujud nyata dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Hutan Desa ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Aturan yang ditetapkan oleh LPHD harus kita dukung sepenuhnya. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa membuktikan bahwa hutan bisa lestari dan tetap memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.” Ucapnya.

Sertu Riyaman, Babinsa Kedungasri, “Kami, dari TNI, selalu siap mendukung setiap upaya positif untuk menjaga lingkungan. Keamanan hutan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengapresiasi inisiatif sosialisasi ini dan berharap para petani dapat mengikuti arahan yang diberikan agar hutan kita tetap aman dari kerusakan.” Kata Babinsa, Sertu Riyaman.

Bribtu Agung Yoga, Babinkantibmas Kedungasri, Menambahkan “Melalui kegiatan ini, kita bisa mencegah potensi konflik dan pelanggaran hukum terkait perambahan hutan. Pemahaman yang sama antara pengelola dan petani akan menciptakan harmoni. Mari kita jaga kedamaian dan kelestarian hutan dengan saling menghargai dan mematuhi aturan.” Tambahnya.

Bapak Ipung, Perhutani Wilayah Kedungasri, “Kolaborasi antara Perhutani, LPHD, dan masyarakat adalah kunci sukses pengelolaan hutan. Hutan Desa Kedungasri adalah contoh yang baik. Saya yakin, dengan komitmen yang kuat, kita bisa menciptakan model pengelolaan hutan yang ideal, di mana kelestarian lingkungan sejalan dengan kesejahteraan masyarakat.” Katanya.

Bapak Piyono, Ketua LPHD Kedungasri, “Terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu semua. Pesan utama saya sangat sederhana: mari kita jaga hutan ini seperti kita menjaga rumah sendiri. Jangan lagi ada perambahan tanpa izin. Aturan ini kita buat bersama untuk kebaikan kita semua. Dengan disiplin dan kerja sama, kita bisa mewujudkan hutan yang lestari dan bermanfaat bagi seluruh anggota kelompok tani.” Pungkasnya (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *