

BANYUWANGI – Pemerintah Desa Kendalrejo, diskusi informal bertajuk “Gesah Bareng” (berbincang bersama) di Balai Desa. Acara yang dimulai tepat pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa (Kades) Jaini Mustofa, didampingi oleh Babinsa Kendalrejo Serda A. Yayad Hidayat, Sekretaris Desa (Sekdes) Sutarji, serta Pendamping Desa, bersama perwakilan warga. Jum’at (24/10/2025).
Fokus utama pertemuan adalah merumuskan Program Pembangunan Desa yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026, dengan penekanan pada program yang benar-benar dibutuhkan dan tidak memberatkan masyarakat. Kades Jaini Mustofa dikenal sebagai pemimpin yang sangat dekat dengan rakyatnya dan selalu mengedepankan prinsip pembangunan partisipatif.
Jaini Mustofa, Kepala Desa Kendalrejo, “Filosofi kita sederhana, Pembangunan Desa harus tulus dari rakyat, oleh rakyat, dan kembali untuk rakyat. Saya tidak ingin kita merencanakan program-program besar yang ternyata hanya bagus di atas kertas, tapi memberatkan apalagi menyulitkan masyarakat saat pelaksanaannya. Prioritas kita adalah mencari program pembangunan yang paling mendesak, dapat diterima akal sehat, dan sama sekali tidak boleh membebani warga. ‘Gesah Bareng’ ini adalah cara kita memastikan bahwa setiap keputusan didasarkan pada informasi riil dari Bapak/Ibu semua. Mari kita sampaikan semua masukan dengan terbuka, demi Kendalrejo yang lebih maju dan sejahtera tanpa ada yang merasa terbebani.” Ujarnya
Serda A. Yayad Hidayat, Babinsa Kendalrejo, “Kehadiran kami dari TNI, khususnya Babinsa, di sini adalah wujud nyata sinergi antara aparat keamanan dan Pemerintah Desa. Kami siap mendukung penuh setiap program pembangunan yang telah disepakati bersama. Kami akan memastikan bahwa setiap kegiatan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan ini sangatlah penting, karena pembangunan adalah tanggung jawab kita bersama. TNI selalu ada di garda terdepan untuk membantu dan memotivasi warga dalam mewujudkan desa yang mandiri.” Ucapnya.
Bapak Supri, BPD Kendalrejo, “Terima kasih atas masukan berharga dari Bapak/Ibu sekalian. Seluruh usulan yang disampaikan dalam ‘Gesah Bareng’ ini sudah kami catat dengan detail. Tugas kami selanjutnya adalah mengolah masukan ini menjadi rencana kerja yang terstruktur dan realistis. Kami akan memastikan transparansi anggaran dan bahwa semua program pembangunan tahun 2026 nanti terakomodir sesuai dengan aturan dan prioritas yang telah disepakati, khususnya yang bernilai pro-rakyat seperti arahan Bapak Kepala Desa.” Katanya.
Perwakilan Warga (Umum), “Kami sangat mengapresiasi Bapak Kades dan jajaran yang selalu mau turun langsung, mendengarkan keluh kesah, dan meminta pendapat kami. Ini membuat kami merasa dihargai dan yakin bahwa dana desa digunakan untuk kepentingan kami. Kami berharap program prioritas seperti perbaikan irigasi pertanian dan penerangan jalan desa dapat menjadi fokus utama tahun depan.” Tandasnya. (Bangun)
