Mengukir Semangat Kepahlawanan. Ribuan Warga Tegaldlimo Padati Lapangan Dam Limo, Acara ‘Ancak Sewu’ dalam Festival Rakyat Alas Purwo 2025

BANYUWANGI – Dalam suasana peringatan Hari Pahlawan Nasional, masyarakat Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, menyelenggarakan tradisi sakral “Selamat Ancak Sewu” yang meriah dan khidmat. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian Festival Rakyat Alas Purwo 2025 dan Kalender Event bergengsi Banyuwangi Festival (B-Fest) 2025.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Damlimo, Desa Tegaldlimo, pada hari Senin, 10 November 2025, pukul 15.00 WIB, ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus wujud syukur dan doa untuk keselamatan dan kemakmuran daerah yang berdekatan dengan kawasan sakral Alas Purwo.

Ribuan warga tumpah ruah membawa Ancak (sesaji/hidangan) dalam jumlah yang diperkirakan mencapai seribu (Sewu) Ancak, sebuah manifestasi gotong royong dan spiritualitas lokal yang kental.

Punjul Ismuwardoyo, S.Sn. (Ketua Panitia Pelaksana Festival Rakyat Alas Purwo 2025), Menyampaikan “Acara Ancak Sewu hari ini adalah perpaduan sempurna antara merayakan jasa Pahlawan dan melestarikan kearifan lokal. Ini bukan hanya sebuah festival, tetapi sebuah ikrar budaya. Melalui Ancak Sewu ini, kita menyatukan hati, memohon keberkahan, dan menegaskan kembali bahwa semangat kepahlawanan itu terus hidup dalam gotong royong dan tradisi kita di sekitar Alas Purwo.” Ujarnya.

Eko Iswanto, SE (Kasi PMK, Mewakili Camat Tegaldlimo), dalam Sambutannya “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan partisipasi aktif masyarakat Tegaldlimo. Tradisi Selamat Ancak Sewu dalam peringatan Hari Pahlawan ini menunjukkan betapa kuatnya akar budaya dan rasa nasionalisme di desa ini. Ini adalah cara yang indah untuk mengenang para pejuang, sekaligus menjaga kekompakan sebagai pondasi pembangunan di Kecamatan Tegaldlimo.” Ucapnya.

Harianto, SE (Kepala Desa Tegaldlimo), “Ancak Sewu ini adalah ‘Selametan Agung’ masyarakat kami. Di tanggal bersejarah Hari Pahlawan ini, kita berkumpul untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur, serta memohon keselamatan bagi seluruh warga dan Desa Tegaldlimo agar terhindar dari segala bencana. Terima kasih atas kehadiran seluruh elemen yang telah mendukung acara sakral dan penuh makna ini.” Ujar Kades Tegaldlimo ‘Gepeng’

Rangkaian Acara Khidmat
Acara berlangsung dengan tertib dan sakral, diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai simbol penghormatan nasional. Rangkaian sambutan disampaikan oleh para tokoh yang hadir.

Puncak acara ditandai dengan prosesi Ikrar/Ujub Genduren/Selamatan dan Do’a yang dipimpin oleh Kasun Sumberluhur, Bapak Widi Sanyoto. Prosesi ini menggarisbawahi makna spiritual dari Ancak Sewu sebagai wujud syukur dan doa bersama yang mendalam.

Gepeng juga menambahkan “Keberhasilan penyelenggaraan “Selamat Ancak Sewu” ini menegaskan peran aktif masyarakat dalam melestarikan budaya dan menjadi kontributor penting dalam kalender wisata andalan Kabupaten Banyuwangi. Tandasnya (BANGUN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *