Ngaji dan Tahlil Hari Ke-6 Keluarga Besar PKB Banyuwangi Doakan Almarhummah Hajah Saminah, Ibunda Anggota DPRD H. Susiyanto, SH

 

Banyuwangi – Suasana khidmat menyelimuti Kediaman Almarhummah Hajah Saminah di Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Malam ini merupakan malam keenam digelarnya kegiatan Ngaji dan Tahlil untuk mendoakan almarhummah, Ibunda tercinta dari Haji Susiyanto, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Minggu malam (30/11/2025).

Ratusan kerabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus dan kader PKB hadir memenuhi kediaman untuk bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan rangkaian kalimat Tahlil. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan terakhir sekaligus dukungan moral bagi H. Susiyanto dan keluarga yang tengah berduka.

Susiyanto, S.H. (Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Putra Almarhummah) “Atas nama keluarga besar, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh sanak saudara, jajaran pimpinan dan anggota Fraksi PKB, para tokoh, serta masyarakat yang telah hadir meluangkan waktu untuk mendoakan almarhummah Ibunda kami. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian adalah kekuatan terbesar bagi kami. Kami memohon keikhlasan Bapak/Ibu untuk terus mendoakan semoga amal ibadah almarhummah diterima Allah SWT, segala khilafnya diampuni, dan beliau ditempatkan di sisi terbaik-Nya.” Ujarnya.

Perwakilan DPC PKB Kabupaten Banyuwangi. “Almarhummah Hajah Saminah adalah sosok ibu yang telah melahirkan dan mendidik putra terbaik yang kini mengemban amanah rakyat melalui PKB di DPRD Banyuwangi. Kehilangan beliau adalah duka bagi keluarga besar kami. Kegiatan Ngaji dan Tahlil ini bukan hanya ritual, namun juga manifestasi nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan yang selalu dijunjung tinggi oleh PKB. Kami mendoakan H. Susiyanto dan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.”

Tokoh Agama/Kyai Setempat (Yang Memimpin Tahlil) “Kita menyaksikan betapa almarhummah adalah sosok yang dicintai banyak orang, terbukti dari banyaknya jamaah yang hadir malam ini. Ngaji dan Tahlil adalah tradisi mulia untuk mengirimkan pahala dan kasih sayang kepada yang telah berpulang. Marilah kita jadikan momen ini sebagai pengingat, bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada-Nya. Semoga almarhummah Husnul Khatimah, dan semoga kita semua yang ditinggalkan dapat meneladani kebaikan-kebaikan beliau.” (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *