Tasyakuran Pembukaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Desa Kedungasri

BANYUWANGI – Sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan elemen masyarakat di Kecamatan Tegaldlimo hari ini diwujudkan melalui peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Desa Kedungasri. Acara tasyakuran dan pembukaan ini dilangsungkan di Jl. Plengkung Indah, Dusun Persen, Desa Kedungasri pada Hari Rabu, (04/02/2026) pukul 16.00 WIB.

Kehadiran Dapur MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program penguatan gizi masyarakat, khususnya bagi kalangan yang membutuhkan di wilayah Desa Kedungasri dan sekitarnya. Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Muspika Tegaldlimo, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat.

Sandy Wahyu Pamungkas, S.T. (Ketua SPPG/Kepala Dapur) “Dapur MBG ini didirikan dengan semangat gotong royong. Fokus utama kami adalah memastikan ketersediaan asupan makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tapi juga memenuhi standar nutrisi yang baik bagi warga. Kami berterima kasih atas dukungan semua mitra sehingga fasilitas ini bisa beroperasi mulai hari ini.” Ujarnya.

Mas Enot (Mitra) “Sebagai mitra, kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan pasokan dan kualitas bahan pangan yang akan diolah di dapur ini. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat luas bagi kesehatan masyarakat Desa Kedungasri.” Ungkapnya.

AKP Sadimun, S.H. (Kapolsek Tegaldlimo) “Kami dari kepolisian sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Selain membantu gizi masyarakat, adanya dapur umum ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga, yang pada akhirnya turut menjaga kondusivitas dan keamanan lingkungan.” Ucapnya.

Kapten Inf Edi Supriono (Danramil 0825/09 Tegaldlimo) “Kesehatan adalah pondasi kekuatan bangsa. TNI melalui Babinsa akan terus memantau dan membantu agar program Makan Bergizi Gratis ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kami.” Ucap Danramil Kapten Edi.

Trisetia Supriiyanto, S.STP., M.Si. (Camat Tegaldlimo) “Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo sangat bangga atas inisiatif SPPG Desa Kedungasri. Ini adalah contoh nyata inovasi tingkat desa dalam mendukung program nasional. Kami berharap Dapur MBG ini menjadi pilot project yang bisa dicontoh oleh desa-desa lain di Banyuwangi.” Tandasnya.

Acara ditutup dengan prosesi pemotongan pita oleh Muspika Tegaldlimo sebagai simbol resmi beroperasinya dapur, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dengan lokasi yang strategis di jalur menuju kawasan wisata Plengkung Indah, diharapkan keberadaan dapur ini juga membawa keberkahan bagi ekonomi lokal. (BANGUN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *