Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Tegaldlimo Matangkan Agenda Delima Culture Roots Yang Akan di gelar 24 – 26 Juni 2026 Banyuwangi Attraction 2026

BANYUWANGI – Kepastian jadwal perhelatan budaya di Kecamatan Tegaldlimo akhirnya menemui titik terang. Menindaklanjuti agenda resmi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, jajaran Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk menyambut Banyuwangi Attraction 2026 bertajuk “Delima Culture Roots”.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Tegaldlimo ini dilaksanakan pada Selasa (28/04/2026) bertempat di Balai Desa Tegaldlimo. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan kabupaten, festival budaya kebanggaan masyarakat Tegaldlimo tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yakni pada 24 hingga 26 Juni 2026.
Camat Tegaldlimo, Trisetia Supriyanto, S.STP., M.S.i. “Kita sudah menerima jadwal resmi dari Dinas Pariwisata Kabupaten, yakni tanggal 24 sampai 26 Juni mendatang. Ini adalah tanggung jawab besar karena ‘Delima Culture Roots’ bukan lagi sekadar acara desa, tapi sudah menjadi bagian dari citra pariwisata Banyuwangi. Saya minta seluruh instansi, mulai dari pendidikan hingga kesehatan, memberikan dukungan penuh sesuai tupoksinya.”
Kepala Desa Tegaldlimo, Harianto, S.E. “Persiapan harus kita mulai dari sekarang. Fokus kami adalah bagaimana kearifan lokal Desa Tegaldlimo dapat tersampaikan dengan baik kepada pengunjung. Kami akan berkoordinasi intensif dengan Karang Taruna selaku motor penggerak di lapangan agar teknis pelaksanaan tidak berbenturan dengan aktivitas harian warga.”
Ketua Karang Taruna (diwakili Alfan) “Secara konsep, kami sudah menyiapkan alur kegiatan yang menonjolkan nilai-nilai luhur dan sejarah lokal. Dengan waktu yang tersisa sekitar dua bulan ini, kami akan memperkuat tim teknis agar eksekusi di lapangan pada akhir Juni nanti dapat berjalan spektakuler.”
Pertemuan ini dihadiri oleh peserta yang sangat variatif, menunjukkan komitmen serius dari berbagai lini: Babinsa Desa Tegaldlimo (Serka Rony Krisno Wahyudi) dan Bhabinkamtibmas (Aiptu Edi Sukeni) memastikan aspek kondusivitas wilayah. Korwilker Satdik serta para Kepala Sekolah se-Kecamatan yang siap melibatkan partisipasi aktif siswa dalam parade budaya. Kepala Puskesmas Tegaldlimo, perwakilan Klinik Mitra Keluarga, serta pimpinan PDAM untuk memastikan standar pelayanan publik selama acara berlangsung (BANGUN)