Aksi Clean Up di Pantai Pancur, Sungai Watch dan TNI-Polri Amankan Ratusan Kilo Sampah Plastik

BANYUWANGI – Kelestarian ekosistem pesisir di kawasan Taman Nasional Alas Purwo menjadi perhatian serius berbagai pihak. kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, dan komunitas lingkungan Sungai Watch berhasil mengangkut ratusan kilogram sampah dalam aksi Clean Up yang dipusatkan di sekitar Pantai Pancur, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Selasa pagi (03/03/2026),

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini merupakan bentuk respon cepat terhadap penumpukan material sampah kiriman yang mengancam keaslian habitat di kawasan taman nasional tersebut.

Dalam aksi yang berlangsung intensif tersebut, tim berhasil mengumpulkan sampah dengan rincian sebagai berikut: Sampah Non-Organik: 702,22 Kg.  Kampil (Karung) Non-Organik: 168

Serka Susiyono (Bamin Tuud Koramil 0825/09 Tegaldlimo) “TNI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam upaya pelestarian alam. Kehadiran kami di Pantai Pancur hari ini bukan sekadar tugas, tapi tanggung jawab moral untuk menjaga warisan dunia Alas Purwo agar tetap asri bagi generasi mendatang.” Ujarnya.

Septa Praditawati (Station Manager Bangorejo Sungai Watch) “Data perolehan hari ini menunjukkan tantangan besar yang kita hadapi. Dengan total lebih dari 800 kilogram sampah yang kami kumpulkan, kami berharap aksi ini meningkatkan kesadaran publik bahwa sampah yang dibuang sembarangan di hulu akhirnya akan merusak keindahan pantai kita. Terima kasih atas dukungan penuh TNI dan Polri.” Ucapnya.

Serda Vendi Agustian (Babinsa Desa Kalipait) “Sinergitas antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Sungai Watch ini adalah kunci. Kami ingin memastikan lingkungan Desa Kalipait, khususnya area wisata Alas Purwo, tetap bersih sehingga wisatawan nyaman dan ekosistem tetap terjaga.” Tandasnya. (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *