Anggota DPRD Banyuwangi H. Susiyanto, S.H. Melekan di Kediaman Almarhum H. Amrin Mashudi, Ayahanda Brigjen Heri di Desa Glagahagung

BANYUWANGI – Suasana khidmat menyelimuti kediaman almarhum H. Amrin Mashudi di Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo. Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PKB, H. Susiyanto, S.H., hadir  “melekan” (menyambangi rumah duka) sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada ayahanda dari perwira tinggi TNI, Brigjen Heri. pada Minggu, (11/01/2026) malam

Didampingi oleh tokoh masyarakat setempat, Bapak Kusmadi, kehadiran H. Susiyanto disambut hangat oleh pihak keluarga besar almarhum. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas pejabat publik, melainkan bentuk solidaritas dan empati mendalam terhadap keluarga tokoh yang dihormati di wilayah Purwoharjo tersebut.

Selama kegiatan “melekan”, H. Susiyanto tampak membaur dengan warga dan keluarga, memberikan dukungan moral serta doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Susiyanto, S.H. (Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Fraksi PKB) “Kehadiran kami malam ini adalah bentuk rasa duka mendalam sekaligus penghormatan kepada almarhum H. Amrin Mashudi. Beliau adalah sosok orang tua yang sukses mendidik putra-putrinya, termasuk Brigjen Heri, hingga menjadi kebanggaan Banyuwangi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan semangat perjuangan serta kebaikan almarhum dapat kita teladani bersama.” Ujarnya.

Bapak Kusmadi (Tokoh Masyarakat/Pendamping) “Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga besar Brigjen Heri. Tradisi ‘melekan’ ini mencerminkan kuatnya rasa kekeluargaan dan gotong royong warga kita di Desa Glagahagung. Kami mendoakan semoga almarhum husnul khotimah dan segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.” Ucapnya.

Kapten Inf Arif Budi Cahyono, yang menjabat sebagai Pasi Pers Kodim 0825 Banyuwangi, merupakan Anak Kandung dari Brigjen Heri (Keluarga H. Amrin Mashudi) “Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Susiyanto dan Bapak Kusmadi yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan ayahanda kami. Kehadiran beliau semua memberikan kekuatan tersendiri bagi kami di masa sulit ini. Mohon dimaafkan apabila selama hidup almarhum memiliki kesalahan.” Tandasnya (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *