
Banyuwangi – Upaya nyata dalam mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi generasi muda, khususnya di lingkungan pondok pesantren, kembali diwujudkan di Kabupaten Banyuwangi. Peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Darul Falah, Jl. Ngadimulyo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo. Sabtu (25/10/2025)

Acara penting ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Haji Susiyanto, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PKB. Peresmian Dapur MBG/SPPG ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk memastikan setiap santri dan pelajar mendapatkan asupan gizi yang optimal untuk mendukung proses belajar dan tumbuh kembang mereka.
Haji Susiyanto, S.H. (Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Fraksi PKB), dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan, terutama pesantren, dalam menyukseskan program ini. “Pondok Pesantren adalah pilar penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan cerdas. Namun, kecerdasan tidak akan optimal tanpa didukung oleh fisik yang sehat dan gizi yang memadai. Dengan peresmian Dapur MBG/SPPG ini, kami memastikan para santri di Ponpes Darul Falah akan mendapatkan asupan makanan bergizi setiap hari. Ini adalah investasi kita untuk masa depan, memastikan tidak ada lagi santri yang kekurangan gizi,” ujar Haji Susiyanto.
“Selain itu, program ini juga harus menjadi motor penggerak ekonomi di sekitar pesantren. Kami mendorong pengelola dapur untuk memprioritaskan pembelian bahan baku dari petani dan pedagang lokal di Desa Bulurejo dan sekitarnya. Dengan demikian, manfaat dari program Makan Bergizi Gratis ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas.”
Salah satu Kyai/Pengasuh “Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan serta dukungan dari Bapak Haji Susiyanto dan seluruh pihak yang telah merealisasikan Dapur Makan Bergizi Gratis di pesantren kami. Ini adalah kado istimewa bagi para santri,” katanya.
“Fasilitas ini akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi, serta menyajikan menu yang tidak hanya halal, tetapi juga lezat dan memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG). Kesehatan dan semangat belajar para santri adalah prioritas kami.” Tandasnya. (BANGUN)
