Babinsa Desa Tegaldlimo beserta Pemdes, Respons Cepat Tangani Banjir Luapan Akibat Hujan Deras

BANYUWANGI – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegaldlimo pada Rabu sore (28/01/2026) mengakibatkan luapan air di Dusun Sumberluhur, Desa Tegaldlimo. Genangan setinggi kurang lebih 40 cm mulai memasuki pemukiman warga di lingkungan RT 015 / RW 002 sejak pukul 15.00 WIB.

Selain faktor cuaca, banjir ini diduga dipicu oleh penyumbatan pada saluran drainase utama yang tidak mampu menampung debit air. Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Tegaldlimo bersama Babinsa dan tokoh masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi warga serta pembersihan saluran air secara darurat.

Kepala Desa Tegaldlimo, Gepeng Harianto, S.E., memimpin langsung koordinasi di lokasi terdampak. Ia menegaskan. “Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh warga dan mempercepat surutnya genangan. Saya telah menginstruksikan tim dibantu warga untuk segera membongkar titik-titik penyumbatan drainase agar aliran air kembali lancar. Kami juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika debit air kembali meningkat mengingat potensi hujan susulan masih ada,” ujar Gepeng Harianto.

Di sisi lain, personil TNI dari Koramil setempat turut terjun ke lokasi guna membantu warga menyelamatkan harta benda. Babinsa Desa Tegaldlimo, Serka Rony Krisno Wahyudi, menyatakan. “TNI hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif dan membantu proses evakuasi. Kami bersama warga bahu-membahu mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna meminimalisir kerugian materiil. Hingga saat ini, kondisi di lapangan terpantau aman dan terkendali,” tegas Serka Rony.

Kepala Dusun Sumberluhur, Sanyoto, melaporkan bahwa. “Air sempat masuk ke dalam rumah warga karena luapan drainase yang tersumbat. Kami bersama Ketua RT terus melakukan penyisiran dari rumah ke rumah, memastikan setiap keluarga, terutama lansia dan anak-anak, dalam kondisi sehat dan tenang. Kami akan terus bersiaga hingga kondisi benar-benar normal,” pungkas Sanyoto. (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *