Bati Bhakti TNI Koramil 0825/09 Tegaldlimo, Hadiri Pelepasan Bibit Kepiting Ekspor untuk Penggemukan, Optimalkan Potensi Budidaya Nelayan Lokal

 

Banyuwangi – Upaya penguatan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan langkah maju yang signifikan. telah dilaksanakan kegiatan Pelepasan Bibit Kepiting Ekspor bertempat di Kelompok Nelayan Budidaya, Area Tambak SIL VOFISERY, Dusun Pondok Asem, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo. Sabtu, (22/11/2025), pukul 08.00 WIB,

Acara pelepasan bibit ini merupakan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, dan kelompok nelayan, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, serta daya saing produk perikanan lokal di pasar ekspor. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian nelayan dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk perwakilan dari Camat Tegaldlimo, Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapolsek Tegaldlimo, Kepala Desa Kedungasri, serta perwakilan dari Dinas Perikanan, Perhutani, dan Balai Taman Nasional.

Eko Iswanto, SE (Kasi PMK, mewakili Camat Tegaldlimo). “Pemerintah Kecamatan sangat mengapresiasi inisiatif Kelompok Nelayan di Kedungasri ini. Pelepasan bibit kepiting ekspor adalah langkah konkret untuk memaksimalkan potensi sumber daya maritim kita. Kami berharap, budidaya ini tidak hanya sukses secara produksi, tetapi juga menjadi model ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di desa-desa lain.” Ujarnya

Sunaryo, SH (Kepala Desa Kedungasri) “Inilah wujud nyata sinergi antara potensi alam dan semangat masyarakat kami. Program ini adalah pintu gerbang bagi nelayan kami untuk menembus pasar internasional. Kami berkomitmen penuh untuk mendukung kelompok nelayan dan BUMDes agar pengelolaan budidaya kepiting ini berjalan profesional dan mendatangkan kesejahteraan bagi seluruh warga Kedungasri.” Ucapnya.

Iptu Sadimun, SH (Kapolsek Tegaldlimo) “Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus memberikan dukungan keamanan dan pendampingan agar kegiatan budidaya ini berjalan kondusif. Kerjasama yang harmonis antara masyarakat dan aparat adalah kunci utama keberhasilan setiap program pembangunan. Kami pastikan aktivitas nelayan berjalan aman, dari pembibitan hingga proses ekspor.” Ucap Kapolsek

Serma Nanang Sugianto (Bati Bhakti TNI, mewakili Danramil 0825/09 Tegaldlimo) “TNI AD, melalui Babinsa, siap menjadi mitra kelompok nelayan dalam menjaga kelestarian lingkungan tambak. Budidaya kepiting ekspor ini harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian ekosistem. Ini adalah aset negara yang harus kita jaga bersama demi kemandirian pangan dan ekonomi daerah.” Ucap Serma Nanang

Bu Novi, Kepala Balai Taman Nasional, “Kami melihat lokasi budidaya ini memiliki potensi ekosistem yang luar biasa. Budidaya kepiting yang bertanggung jawab dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam mengelola sumber daya alam pesisir tanpa merusak lingkungan. Sinergi antara budidaya dan konservasi adalah masa depan perikanan yang berkelanjutan.” Tandasnya (Bgn.09)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *