Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Hadiri Safari Ramadhan 1447 H. Desa Kedungasri

BANYUWANGI – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan menyelimuti Pendopo Kantor Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, Pemerintah Kecamatan Tegaldlimo menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah antara jajaran pimpinan kecamatan dengan masyarakat desa. Kamis (26/02/2026).

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Tegaldlimo, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemimpin wilayah ini disambut hangat oleh warga yang telah memadati pendopo sejak sore hari.

Sunaryo, S.H. (Kepala Desa Kedungasri) Selaku tuan rumah (shohibul bait), Kades Sunaryo menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Desa Kedungasri sebagai salah satu titik kunjungan Safari Ramadhan tahun ini. “Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Camat, Bapak Danramil, dan seluruh rombongan. Momentum ini bukan sekadar buka bersama, tapi merupakan wadah bagi warga kami untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin wilayah. Semoga keberkahan Ramadhan membawa kemajuan bagi desa kita,” tuturnya.

Trisetia Supriyanto, S.STP., M.Si (Camat Tegaldlimo) Dalam sambutannya, Camat Tegaldlimo menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Safari Ramadhan ini adalah agenda rutin kami untuk memastikan silaturahmi tetap terjaga. Saya mengimbau seluruh warga Kedungasri untuk terus menjaga kerukunan. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai ajang transformasi diri menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar,” ujar Camat Trisetia.

Kapten Inf Edi Supriono (Danramil 0825/09 Tegaldlimo) Senada dengan Camat, Danramil memberikan pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Tugas kami adalah memastikan ibadah bapak dan ibu sekalian berjalan dengan aman dan nyaman. Kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga keamanan lingkungan, sehingga kekhusyukan bulan Ramadhan ini tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustad K.H. Ahmad Izzudin. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tentang kemuliaan bulan Ramadhan sebagai madrasah bagi jiwa untuk meningkatkan kesabaran dan kedermawanan. (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *