
BANYUWANGI – Semangat moderasi beragama dan pelestarian budaya terpancar kuat di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. jajaran pimpinan daerah (Forpimda) Kabupaten Banyuwangi menghadiri Upacara Melaspas yang dirangkaikan dengan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk di Pura Luhur Giri Salaka, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Pada Minggu malam (28/12/2025),
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menjadi momentum istimewa dengan kehadiran Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., serta Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapten Inf Edi Supriono, yang hadir mewakili Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P.
Acara diawali dengan prosesi sakral Upacara Melaspas, disusul dengan penyerahan tokoh wayang (gunungan) oleh Ketua Yayasan Giri Salaka Bapak Sujarwo kepada dalang kondang asal Surakarta, Ki Purbo Asmoro, yang membawakan lakon “Samudra Mantana Tirta Amerta”.
Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si. “Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sangat mengapresiasi kerukunan umat beragama yang terjaga di Tegaldlimo. Upacara Melaspas dan pagelaran budaya ini bukan sekadar ritual, tapi adalah simbol pembersihan diri dan lingkungan agar kita selalu dalam lindungan Tuhan. Mari kita jaga harmoni ini sebagai modal pembangunan Banyuwangi yang lebih maju.” Ujarnya.
Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapten Inf Edi Supriono (Mewakili Dandim 0825) “TNI selalu siap bersinergi menjaga keamanan dan kondusifitas setiap kegiatan keagamaan serta budaya masyarakat. Kehadiran kami di sini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami sangat bangga melihat Pecalang, Banser, dan FKUB bersatu padu mengamankan jalannya acara di Alas Purwo ini.” Ucap Danramil yang mewakili Dandim.
Ketua PHDI Kabupaten Banyuwangi, Bapak Fardianto “Terima kasih atas kehadiran para pejabat dan seluruh elemen masyarakat. Melaspas adalah upaya kami mensucikan bangunan tempat suci. Melalui pagelaran wayang kulit ini, kami juga ingin menyampaikan pesan-pesan kebajikan melalui filosofi lakon yang dibawakan.” Katanya.
Ketua Panitia Pemelaspas, Witiyawanti, S.Pd. “Persiapan acara ini melibatkan seluruh lapisan warga. Kami sangat terharu atas dukungan semua pihak, termasuk pengamanan dari Pecalang, Banser, dan pihak Kepolisian/TNI, sehingga upacara sakral dan hiburan rakyat ini bisa berjalan lancar dan khidmat.” Tandasnya (Bangun)
