Paimin/Kulisetrom dan Subhan Atas Nama Ikawangi Bontang Kaltim Turut Hadir Meriahkan Festival Rakyat Alas Purwo di Lapangan Tegaldlimo Banyuwangi

BANYUWANGI – Suasana Lapangan Dam Limo, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, menjadi semakin semarak dengan kehadiran tokoh-tokoh perantau yang sukses, yang kembali ke kampung halaman untuk berbagi semangat dan kontribusi. Rabu malam (12/11/2025)

Pukul 19.30 WIB, acara akbar Campursari Alang-Alang Kumir Festival Rakyat Alas Purwo Spectacular Show kedatangan tamu istimewa dari Kalimantan Timur. Bapak Paimin/kulisetrom dan Bapak Subhan, yang mewakili Ikatan Keluarga Warga Banyuwangi (IKAWANGI) Bontang, hadir di tengah-tengah keramaian.

Kehadiran mereka tidak sekadar sebagai penonton, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memeriahkan pertunjukan campursari tersebut. Kedua tokoh ini memiliki ikatan kuat dengan Tegaldlimo, sebagai alumni SMP 17 Agustus 1945 Tegaldlimo di era kepemimpinan Bapak Guru Suripto.

Sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap tanah kelahiran, IKAWANGI Bontang Kaltim yang diwakili oleh Paimin dan Subhan, menunjukkan bahwa para perantau tetap mengingat dan mendukung pengembangan seni dan budaya di Banyuwangi, khususnya di Tegaldlimo. Acara ini menjadi simbol eratnya silaturahmi antara warga Tegaldlimo yang berada di perantauan dan yang tinggal di kampung halaman.

Bapak Paimin (Kulisetrom Bontang & Alumni SMP 17 Agustus 1945 Tegaldlimo) “Melihat Lapangan Dam Limo ramai malam ini, hati saya terenyuh. Ini adalah tanah kelahiran, tempat kami dibesarkan, dan tempat kami menimba ilmu di bawah bimbingan Bapak Guru Suripto. Festival ini bukan hanya hiburan, tapi juga pengingat bahwa seni dan budaya lokal kita harus terus hidup. Saya, bersama Bapak Subhan dan seluruh anggota IKAWANGI, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif di Tegaldlimo. Kontribusi yang kami berikan malam ini adalah wujud syukur kami, dan semoga semangat Alas Purwo ini terus menginspirasi generasi muda!” Ujar Bapak Paimin.

Perwakilan IKAWANGI Bontang (Bapak Subhan), “Sungguh sebuah kehormatan bagi kami, mewakili IKAWANGI Bontang, untuk kembali ke tanah kelahiran kami, ke Tegaldlimo tercinta. Kami adalah alumni SMP 17 Agustus 1945 di era Bapak Guru Suripto, dan jiwa kami tetap Tegaldlimo. Melihat Campursari Alang-Alang Kumir Festival Rakyat Alas Purwo ini sukses luar biasa, hati kami bangga. Kontribusi ini adalah wujud nyata kecintaan kami. Di perantauan, kami bersatu dalam IKAWANGI BONTANG KALTIM,tujuannya satu: mempererat persaudaraan dan terus mendukung kemajuan kampung halaman. Semoga seni dan budaya Banyuwangi, khususnya di Tegaldlimo, terus lestari dan mendunia.” Ucapnya.

Bapak Suripto, Mantan Guru SMP 17 Agustus 1945 Tegaldlimo. “Rasanya seperti kembali ke masa sekolah dulu, saat kami semua belajar di bawah bimbingan Bapak Guru Suripto. Malam ini, kami melihat rekan-rekan alumni, Bapak Paimin dan Bapak Subhan,(Ikawangi Bontang Kaltim) kembali dengan membawa keberhasilan dan kepedulian. Ini bukan hanya reuni, ini adalah perayaan persaudaraan. Jejak persahabatan yang kami bangun di SMP, kini diwujudkan dalam kontribusi nyata untuk desa.” Tandasnya. (Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *