
BANYUWANGI – Semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah mewarnai malam ketujuh Ramadhan di Desa Kedunggebang. Jajaran Muspika Kecamatan Tegaldlimo melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Masjid Al-Abror, Kedungsumur Utara (Perempatan Jamal), Desa Kedunggebang, Senin (02/03/2026).
Acara yang dimulai pukul 18.30 WIB ini diawali dengan sholat Isya dan Tarawih berjamaah yang diimami oleh Hj. Mohammad Toyib dengan Bilal Bapak Hj. Mahmud. Kehadiran jajaran pimpinan kecamatan, tokoh lintas agama, hingga organisasi kemasyarakatan menunjukkan potret toleransi yang kuat di wilayah Tegaldlimo.
Bapak Mohammad Shodiq (Shohibul Bait/Takmir Masjid Al-Abror) “Kami merasa sangat terhormat Masjid Al-Abror terpilih sebagai lokasi Safari Ramadhan tahun ini. Kehadiran Bapak Camat dan seluruh jajaran Muspika adalah suntikan semangat bagi jamaah kami untuk terus memakmurkan masjid dan menjaga kerukunan di lingkungan ini.
Bapak Abdurrahman (Kepala Desa Kedunggebang) “Safari Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan komunikasi antara pemerintah desa dengan warga. Saya mengajak seluruh masyarakat Kedunggebang untuk menjaga kondusivitas keamanan selama bulan suci ini dan terus mendukung program pembangunan desa yang sedang berjalan.”
Bapak Lukman Hakim (Kepala KUA Tegaldlimo / Perwakilan Muspika) “Bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah sekaligus memperkuat modal sosial kita. Kami mengapresiasi kehadiran seluruh elemen, mulai dari tokoh agama hingga organisasi kepemudaan. Mari kita jadikan nilai-nilai puasa sebagai sarana meningkatkan kesabaran dan kepedulian sosial di Kecamatan Tegaldlimo.”
Ustadz KH. Nur Hasim (Tausiyah) Dalam ceramahnya, KH. Nur Hasim menekankan pentingnya menjaga hati dan lisan selama berpuasa. Beliau mengingatkan bahwa keberkahan Ramadhan akan sempurna jika diikuti dengan semangat berbagi dan menjaga persatuan bangsa. (Bangun)
