
BANYUWANGI – Pemandangan berbeda terlihat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, Haji Susiyanto, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB), nampak berbaur dengan warga, memegang cangkul, dan terjun langsung menggali liat lahat. Senin pagi (29/12/2025).
Kehadiran wakil rakyat ini di tengah masyarakat sejak pukul 06.30 WIB bukan untuk kunjungan formal, melainkan murni untuk gotong royong membantu salah satu warga yang tengah berduka. Aksi ini menuai simpati luas karena menunjukkan sosok pemimpin yang tidak canggung melakukan pekerjaan kasar demi membantu sesama.
Haji Susiyanto, S.H., saat ditemui di sela-sela kegiatannya, menyampaikan bahwa jabatan hanyalah titipan dan tidak boleh menjadi pembatas antara dirinya dengan masyarakat kecil. “Jabatan di DPRD itu amanah, tapi jati diri saya tetaplah bagian dari masyarakat. Saya tidak ingin hanya duduk di kursi empuk kantor atau sekadar berkumpul dengan kalangan elit saja. Saat rakyat berduka, di situlah tempat saya sebenarnya untuk hadir dan membantu semampu saya,” ujar Haji Susiyanto.
Aksi nyata ini juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Bapak Sumardi, salah satu warga Dusun Krajan yang ikut dalam gotong royong tersebut, mengaku kaget sekaligus bangga melihat wakil rakyatnya tidak segan turun ke liang lahat. “Kami sangat hormat dengan Pak Haji Susiyanto. Beliau membuktikan kalau beliau bukan tipe pejabat yang hanya muncul saat cari suara. Hari ini beliau membuktikan bahwa beliau adalah bagian dari kami. Beliau tidak takut kotor, langsung pegang cangkul bersama warga desa,” ungkap Sumardi.
Sementara itu, perwakilan dari Pemerintah Desa Sidorejo menyampaikan bahwa kehadiran anggota dewan di tengah kegiatan sosial seperti ini memberikan semangat tersendiri bagi kerukunan warga. “Kehadiran Pak Haji Susiyanto ini menjadi teladan bagi kita semua. Beliau menunjukkan bahwa gotong royong adalah jati diri bangsa yang harus tetap dijaga, tidak peduli apa pangkat dan jabatannya. Ini adalah bentuk pengabdian tanpa batas,” tuturnya. (Bangun)
