
BANYUWANGI – Suasana duka yang khidmat menyelimuti kediaman Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PKB, H. Susiyanto, SH., di Dusun Perangan, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo. telah dilaksanakan acara Ngaji Tahlil hari ke-4 untuk mendoakan almarhumah Ibu Hajah Saminah, ibunda tercinta beliau. Jumat (28/11/2025), Pukul 19.00 wib.

Acara yang dihadiri oleh ratusan warga, tokoh agama, dan kerabat ini merupakan puncak dari rangkaian doa bersama yang telah dilaksanakan sejak wafatnya almarhumah. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud bakti anak dan keluarga serta penghormatan terakhir bagi almarhumah yang dikenal sebagai sosok yang baik hati dan bersahaja.

Anggota legislatif dari Fraksi PKB ini tampak tegar mendampingi keluarga dalam menerima kehadiran para pelayat dan kerabat. Ngaji tahlil berlangsung dengan lancar, diawali pembacaan surah Yasin dan tahlil, dipimpin oleh tokoh agama setempat, yang kemudian ditutup dengan doa bersama memohon ampunan, rahmat, dan tempat terbaik bagi almarhumah di sisi Allah SWT. Solidaritas dan kekeluargaan masyarakat Desa Kradenan begitu terasa dalam momen haru tersebut.

Susiyanto, SH. (Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Fraksi PKB, Mewakili Keluarga), Kami atas nama keluarga besar, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin, bapak-bapak, ibu-ibu, tokoh masyarakat, dan kerabat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan almarhumah ibunda kami, Ibu Hajah Saminah, dalam acara Ngaji Tahlil di malam ke-4 ini. Kehadiran dan doa tulus dari Bapak/Ibu sekalian adalah kekuatan bagi kami. Kami memohon doa agar almarhumah diampuni segala dosa, diterima semua amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di Jannah-Nya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu semua.” Ujarnya.
Haji Pardi, seorang Tokoh (Mewakili Hadirin) “Kami bersaksi bahwa Almarhumah Ibu Hajah Saminah adalah sosok yang baik semasa hidupnya. Kepergian beliau membawa duka mendalam, terutama bagi Bapak H. Susiyanto dan keluarga. Mari kita teruskan doa kita. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa Almarhumah, melapangkan kuburnya, dan menjadikannya Raudhah min Riyadil Jannah. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami doakan agar senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan dalam menghadapi ujian berat ini. Aamiin.” (Bangun)
